BENER MERIAH : Semangat berkurban masyarakat Kampung Wih Tenang Uken, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, tetap tinggi meski wilayah itu baru beberapa bulan lalu diterpa banjir dan longsor. Pada Idul Adha tahun ini, warga setempat menyembelih total 44 hewan kurban.
Jumlah tersebut terdiri dari 32 ekor sapi, 3 kerbau, dan 9 kambing. Tokoh masyarakat setempat, Ihsanuddin, mengatakan angka itu meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Walaupun masyarakat masih dalam tahap pemulihan pascabencana, semangat untuk berkurban tidak surut,” kata Ihsanuddin, Kamis, 28 Mei 2026.
Menurut dia, meningkatnya jumlah hewan kurban menjadi gambaran rasa syukur warga atas hasil panen kopi yang membaik. Selain produksi yang melimpah, harga jual kopi juga dinilai cukup menguntungkan petani tahun ini.
“Ini bentuk rasa syukur masyarakat karena hasil kopi cukup baik dan harga juga mendukung,” ujarnya.
Sekretaris desa, Fahri, menjelaskan Kampung Wih Tenang Uken terdiri dari tujuh dusun. Karena itu, proses penyembelihan hewan kurban dilakukan secara terpisah di masing-masing dusun.
Ia mengatakan seluruh rangkaian pelaksanaan kurban berlangsung selama dua hari dan berjalan lancar tanpa kendala berarti, mulai dari penyembelihan hingga pendistribusian daging kepada warga.
“Alhamdulillah semua berjalan tertib dan masyarakat bergotong royong dalam setiap tahapan,” kata Fahri.
Ihsanuddin berharap tradisi berkurban di kampung tersebut terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Menurut dia, semangat berbagi dan kepedulian sosial masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat kebersamaan warga, terutama setelah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.(*)
Laporan : Al Fatih





