BENER MERIAH : Suara ledakan keras memecah ketenangan pagi di Dusun Atu Kol, Kampung Gunung Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Rabu, 17 Juni 2026. Dalam hitungan menit, kobaran api melahap lima rumah warga yang berdiri berdempetan di kawasan itu.
Juhri Sopyan, 44 tahun, menjadi orang pertama yang menyaksikan peristiwa tersebut. Saat itu ia tengah bersiap menikmati sarapan di rumahnya. Tiba-tiba terdengar dentuman dari rumah tetangganya, Nurhayati, 72 tahun, yang diketahui baru saja berangkat ke kebun.
“Suaranya cukup keras seperti ledakan. Setelah itu api langsung membesar dan menyambar bagian rumah lainnya,” kata seorang warga yang berada di lokasi kejadian.
Karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu dan triplek, api dengan cepat menjalar dari satu rumah ke rumah lain. Warga yang panik berhamburan keluar rumah sambil berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diangkut.
Teriakan meminta pertolongan segera menggema di kampung itu. Ratusan warga berdatangan membantu memindahkan perabotan dan menghalau api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam tiba.
Sekitar tujuh unit mobil pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi. Petugas Damkar bersama personel Polsek Timang Gajah, Koramil 03 Timang Gajah, BPBD, serta masyarakat berjibaku selama beberapa jam untuk menjinakkan si jago merah.
Lima rumah yang terbakar diketahui milik Juhri Sopyan, Padjri (43), Ahmad Bastari (36), Nurhayati (72), dan Abd Rahman AR (70). Selain itu, satu rumah milik Ulisah Amin (59) turut terdampak akibat panas dan rembetan api.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun seluruh bangunan yang terbakar mengalami kerusakan berat dan kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga berita ini diturunkan, aparatur kampung bersama para korban masih melakukan pendataan.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga dipicu ledakan kompor gas dari salah satu rumah. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.(*)
Laporan : Romadani





