BENER MERIAH : Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kabupaten Bener Meriah tak hanya diisi tausiah dan doa bersama. Sebanyak 150 anak yatim dan yatim piatu menerima santunan dalam kegiatan yang digelar di halaman Masjid Nur Nabawi, kompleks perkantoran pemerintah daerah setempat, Rabu, 17 Juni 2026.
Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar bersama Wakil Bupati Armia di hadapan ratusan jamaah yang memadati lokasi acara. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ulama, aparatur sipil negara, pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), serta tokoh masyarakat turut hadir dalam peringatan pergantian tahun Hijriah tersebut.
Dalam sambutannya, Armia mengingatkan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekedar hanya pergantian angka dalam kalender. Momentum itu, kata dia, mengandung makna mendalam tentang perjuangan dan perubahan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW saat berhijrah dari Makkah ke Madinah.
“Hijrah adalah simbol perjuangan, pengorbanan, dan keberanian meninggalkan kebiasaan lama demi meraih ridha Allah SWT,” kata Armia.
Menurut dia, makna hijrah pada masa kini tidak lagi dipahami sebagai perpindahan tempat semata, melainkan transformasi diri menuju kehidupan yang lebih baik. Ia mengajak masyarakat menjadikan tahun baru Hijriah sebagai titik awal memperbaiki akhlak, meningkatkan ketakwaan, serta memperkuat kepedulian sosial.
“Hijrah adalah perjalanan spiritual dan moral, dari kelalaian menuju kesadaran, dari yang kurang baik menjadi lebih baik, dan dari ketakwaan yang rendah menuju ketakwaan yang lebih tinggi,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Armia mendoakan agar Bener Meriah senantiasa diberkahi dan dilindungi Allah SWT. Ia juga berharap berbagai program pembangunan daerah dapat berjalan lancar dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
“Atas nama pemerintah daerah dan keluarga, saya mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Mari berhijrah menuju pribadi yang lebih baik, masyarakat yang lebih kuat, dan Bener Meriah yang semakin maju, religius, serta sejahtera,” katanya.
Sebelumnya, Ketua BKMT Kabupaten Bener Meriah, Puspitawati, mengatakan peringatan Tahun Baru Islam tahun ini merupakan hasil kolaborasi BKMT bersama Dinas Syariat Islam Kabupaten Bener Meriah. Menurut dia, pergantian tahun Hijriah menjadi momentum refleksi atas berbagai ikhtiar yang telah dilakukan sekaligus menata harapan untuk masa depan.
“Tahun baru ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi diri dan meningkatkan karya serta pengabdian. Semoga 1448 Hijriah membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Bener Meriah,” ujarnya.
Selain penyerahan santunan, panitia juga mengumumkan pemenang lomba pembacaan Asmaul Husna tingkat kabupaten yang diikuti kelompok BKMT dari berbagai kecamatan. BKMT Kecamatan Bandar meraih juara pertama, disusul Kecamatan Wih Pesam di posisi kedua dan Kecamatan Bukit di posisi ketiga.
Pemenang menerima trofi dan uang pembinaan yang diserahkan pada penghujung acara, menambah semarak peringatan Tahun Baru Islam yang berlangsung khidmat sekaligus penuh nuansa kebersamaan. (*)
Laporan : Al Fatih





