BENER MERIAH : Setelah hampir tiga bulan dikerjakan, Jembatan Bailey Wihni Percos di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah rampung dan akhirnya resmi dibuka untuk umum, Sabtu, 29 Mei 2026. Jembatan darurat berkapasitas 20 ton itu kini menjadi akses vital yang menghubungkan Kecamatan Bukit dengan Kecamatan Wih Pesam pasca diterjang bencana hidrometeorologi.
Peresmian ditandai dengan prosesi pesejuk dan pemotongan pita yang dihadiri Sekretaris Daerah Bener Meriah Riswandika Putra, jajaran Kodim 0119/Bener Meriah, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Riswandika menyebut kehadiran jembatan tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini terdampak putusnya akses transportasi akibat bencana.
“Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung. Ia menjadi akses penting bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, sosial, dan pelayanan dasar sehari-hari,” kata Riswandika.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yon Zipur 16 Kodam Iskandar Muda yang terlibat langsung dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurut dia, pembangunan yang dimulai sejak 25 Februari 2026 itu merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan TNI dalam mempercepat pemulihan infrastruktur daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yon Zipur 16 Kodam Iskandar Muda atas dedikasi dan kerja keras selama proses pembangunan. Semoga segala upaya yang telah dilakukan menjadi amal kebaikan,” ujarnya.
Riswandika turut menyampaikan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan jembatan Bailey di wilayah Bener Meriah.
Jembatan sepanjang 18 meter itu dibangun untuk memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga setelah sejumlah infrastruktur terdampak cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir. Dengan kapasitas maksimum 20 ton, pemerintah mengingatkan masyarakat agar mematuhi batas muatan saat melintas guna menjaga keamanan dan umur konstruksi jembatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pjs Kasdim 0119/Bener Meriah Kapten Czi Aep Mukhran Khalid, Pasiter Kodim 0119/Bener Meriah Letda Inf Bambang, Camat Bukit Syahrian, unsur Koramil dan Polsek Bukit, Reje Kampung Karang Rejo Purwanto, Imam Kampung Tgk Miswadi, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dengan diresmikannya Jembatan Bailey Wihni Percos, pemerintah berharap mobilitas warga kembali normal dan roda perekonomian masyarakat di kawasan terdampak bencana dapat bergerak lebih cepat.(*)
Laporan : Afrian Termulo





