Tebar 530 Paket Kurban, IKADI dan SALIMAH Aceh Tengah Jangkau Warga hingga Pelosok Sabun

Aktual Aceh

ACEH TENGAH : Aroma daging kurban dan kesibukan para relawan memenuhi halaman SMP IT Tahfiz Al Wafi, Takengon, Sabtu, 30 Mei 2026. Di lokasi itu, Ikatan Dai Indonesia (IKADI) dan SALIMAH Kabupaten Aceh Tengah menggelar penyembelihan hewan kurban yang hasilnya disalurkan kepada ratusan warga di sejumlah wilayah, mulai dari pusat Kota Takengon hingga kawasan Sabun, Kecamatan Ketol.

Pada Iduladha 1447 Hijriah tahun ini, panitia menyembelih 13 hewan kurban yang terdiri atas 11 ekor sapi, satu kerbau, dan satu kambing. Dari penyembelihan tersebut, sebanyak 530 paket daging kurban dibagikan kepada masyarakat serta sejumlah majelis taklim binaan SALIMAH Aceh Tengah.

Sejak pagi, puluhan panitia dan relawan terlihat sibuk mengurus seluruh proses, mulai dari penyembelihan, pemotongan daging, pengemasan hingga pendistribusian. Seluruh tahapan dilakukan secara bergotong royong untuk memastikan daging kurban sampai kepada penerima.

Ketua Panitia Kurban, Dian Hariyanto, mengatakan kegiatan itu tidak hanya bertujuan menyalurkan daging kurban, tetapi juga menjaga kepercayaan para pequrban yang telah menitipkan amanahnya kepada panitia.

“Kami berupaya memastikan amanah para pequrban tersampaikan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerima,” kata Dian.

Ketua IKADI Aceh Tengah, Zakiul Fuady Muhammad Daud, menilai ibadah kurban memiliki dimensi sosial yang kuat. Menurut dia, kurban menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

“Kurban bukan semata penyembelihan hewan. Ada nilai kepedulian dan persaudaraan yang harus terus dirawat melalui momentum ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua SALIMAH Aceh Tengah, Munawarah, mengatakan kolaborasi kedua organisasi tersebut memungkinkan manfaat kurban menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk kelompok pengajian dan majelis taklim yang selama ini menjadi binaan SALIMAH.

Menurut dia, kegiatan kurban tidak hanya menghadirkan bantuan pangan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah kehidupan sosial yang semakin kompleks.

Pelaksanaan kegiatan itu turut melibatkan sejumlah tokoh dan relawan. Ketua Pengarah kegiatan, Abshar, mengawasi jalannya program, sedangkan koordinasi teknis lapangan dipimpin Akshar bersama tim pelaksana.

Sejumlah pequrban yang berpartisipasi dalam program tersebut antara lain Mahyeddin, Affandi, dan Salmawaty Samha. Panitia berharap program kurban kolaboratif itu dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang memperkuat semangat berbagi di Aceh Tengah.

Bagi warga penerima manfaat, paket daging yang diterima mungkin hanya bertahan beberapa hari. Namun, bagi para penyelenggara, yang ingin diwariskan dari kegiatan itu adalah nilai yang lebih panjang umur: kepedulian sosial dan semangat berbagi yang menjadi inti perayaan Iduladha.

Editor : Muhammad Al Fatih

BERITA TERKAIT