BENER MERIAH : Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah tak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Pada Selasa, 11 Agustus 2026, jajaran rutan memilih merayakannya dengan cara yang lebih sederhana: menyumbangkan darah.
Kepala Rutan Kelas IIB Bener Meriah, Ari Samanto, bersama pejabat struktural, pegawai, dan peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan mendatangi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bener Meriah untuk mengikuti donor darah.
Sebelum jarum menembus pembuluh darah, para peserta menjalani pemeriksaan kesehatan dan skrining oleh petugas PMI. Dari seluruh peserta yang mengikuti pemeriksaan, 15 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darah.
Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Namun bagi para pendonor, maknanya lebih jauh dari sekadar memeriahkan hari kemerdekaan.
Ari mengatakan donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial jajaran pemasyarakatan terhadap masyarakat. Darah yang disumbangkan, kata dia, diharapkan dapat membantu pasien yang sewaktu-waktu membutuhkan transfusi.
“Setetes darah yang kita berikan bisa menjadi bentuk nyata kepedulian dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Ari.
Sementara itu, Kepala Pengaman Rutan (KPR) Munardi juga mengatakan donor darah tersebut sekaligus menjadi cara jajaran Rutan Bener Meriah menerjemahkan semangat kemerdekaan dalam tindakan.
“Jadi bukan hanya melalui perayaan yang meriah, melainkan lewat sesuatu yang sederhana dan langsung berguna bagi orang lain,” katanya.
Munardi berharap kegiatan sosial itu dapat terus dilakukan. Semangat berbagi dan gotong royong menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian terhadap sesama.(*)
Laporan : Tanara





