BNPB ke Bener Meriah, Tagore Minta Penguatan Sistem Peringatan Dini

Aktual Aceh

BENER MERIAH : Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar menerima kunjungan tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Pendopo Bupati, Selasa, 14 April 2026. Ia didampingi Wakil Bupati Armia serta sejumlah pejabat daerah. Rombongan BNPB dipimpin tenaga ahli Brigjen TNI, Asep Dedi Darmadi, bersama Direktur Kesiapsiagaan Pangarso Suryotomo dan sejumlah pejabat teknis.

Pertemuan berlangsung tertutup, membahas kesiapsiagaan dan penanganan bencana di wilayah Bener Meriah yang rawan ancaman hidrometeorologi dan geologi.

Di hadapan tim BNPB, Tagore menekankan perlunya penguatan sistem peringatan dini dan kesiapsiagaan masyarakat. “Kami membutuhkan dukungan untuk memperkuat kapasitas daerah, mulai dari infrastruktur hingga edukasi kebencanaan,” ujarnya.

Menurut dia, posisi geografis Bener Meriah membuat daerah itu rentan terhadap banjir, longsor, dan pergerakan tanah. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi faktor penentu dalam menekan risiko.

Sementara itu, Asep Dedi Darmadi menegaskan, penanggulangan bencana tidak bisa bertumpu pada satu pihak.

“Kuncinya kolaborasi. Pemerintah daerah, masyarakat, hingga pemangku kepentingan lain harus bergerak bersama membangun ketangguhan,” kata dia.

Senada dengan itu, Pangarso Suryotomo menyebut BNPB akan terus mendorong penguatan kapasitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan masyarakat melalui program kesiapsiagaan. Dukungan tersebut, kata dia, mencakup pelatihan, simulasi, hingga pengembangan sistem mitigasi berbasis risiko.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mempererat koordinasi pusat dan daerah, sekaligus menguji kesiapan Bener Meriah menghadapi potensi bencana yang kian kompleks.(*)

Laporan : Aprian Termulo 

BERITA TERKAIT