BENER MERIAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah mulai mengakselerasi pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Upaya itu ditandai dengan rapat koordinasi dan advokasi yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Riswandika Putra di Oproom Setdakab setempat, Selasa, 7 April 2026.
Dalam pertemuan itu, Riswandika menegaskan PKG bukan sekadar program layanan rutin, melainkan bagian dari strategi pemerintah untuk menekan risiko penyakit sejak dini. Ia menyebut, deteksi awal menjadi kunci meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut.
“Program ini harus menjangkau semua kelompok usia, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat,” ujar Riswandika dalam keterangan tertulis yang diterima Aktual Aceh.
Ia mengakui, capaian program sejauh ini masih menghadapi sejumlah kendala. Karena itu, forum koordinasi digelar untuk mengidentifikasi hambatan di lapangan sekaligus merumuskan langkah perbaikan agar target nasional dapat tercapai.
Dinas Kesehatan ditunjuk sebagai penanggung jawab utama pelaksanaan program. Namun, keterlibatan berbagai pihak dinilai krusial, terutama dalam memperluas jangkauan layanan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
Pemerintah daerah berharap, melalui penguatan koordinasi ini, pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Bener Meriah tidak hanya meningkat secara angka, tetapi juga berdampak nyata dalam menekan angka penyakit dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. (*)
Laporan : Afrian Termulo





